|
|
|
|
|
|
|
|
|
Akhbar Anshari (Akhbar)
|
|
Tuesday, 24 July 2007 |
|
Mahluk akhirat adalah malaikat Cahaya adalah hakikat malaikat Kebajikan/kebenaran itu adalah esensi kehidupan malaikat
Kebahagiaan itu adalah esensi aura malaikat Surga itu adalah esensi jatidiri malaikat Matahari dan bintang-bintang di langit adalah perwujudan ruh malaikat
Berpasanganlah setiap ciptaan Ada yang dan ada yang gaib Ada dunia dan ada akhirat Tubuh manusia itu nyata dan ruh manusia itu gaib Matahari dan bintang-bintang itu nyata dan ruh matahari dan bintang-bintang itu gaib Dunia itu nyata dan akhirat itu gaib Apel itu nyata, namun rasa manisnya itu gaib Perbuatan menolong sesama itu nyata, namun kebajikan itu gaib Begitupun hasil dari kebajikan yang mendatangkan kebahagiaan adalah gaib
Dunia dan akhirat itu tak ada jarak perbedaan Seperti apel dengan manisnya
Menjadilah akhiratnya DUNIA Adalah apa-apa yang dihasilkan dari setiap tingkat pencapaian suatu perbuatan Yang membedakannya adalah ketulusan niat kepada TUHAN Begitulah kita menikmati manisnya apel
Yang membedakan kesempurnaan tingkat menikmati rasanya Tergantung pasti pada esensi kesucian HAMBA di hadapan TUHAN Seperti cahaya yang bersinar Di dalamnya mengandung kesempurnaan seluruh warna kesucian
Cahaya adalah simbol kesucian Bertingkat-tingkat intensitas cahaya Demikianpun kesucian
Mari, sempurnakan kesucian Hingga ke tingkat sempurna terang-benderang Menjadilah sempurna paripurna semua rasa perasaan Selamat menikmati Surga
(25 Juli 2007) |
|
|
|