|

Duh Pangandaran, Merapi, Yogya dan Sidoarjo Padamu tangisku Ho..ho…
Tuhan… Begitu banyak penderitaan di negeri ini Begitu banyak orang-orang yang menangis di negeri ini
Luapan lumpur menimpa bangsa Menyadarkan kesalahannya
Oh… banjir lumpur, murka Tuhan yang dilupakan Sadarlah bangsaku Sadarlah bangsaku Sadarlah bangsaku
Kerajaan Tuhan sudah di sini Jangan mengingkarinya Oh…oh..
Aku sedih nian tak dijawab doaku untuk bangsaku Berikan waktu padaku menjadikan kenyataan Kerajaan-Nya Biarpun sakit aku dipenjara Putih hatiku untuk bangsa Biarpun lara hatiku difitnah Kuberdoa semoga kutukan ini reda
Putihlah bangsaku, putihlah Putihlah bangsaku, putihlah Putihlah bangsaku, putihlah Putihlah bangsaku, putihlah
(Rutan Pondok Bambu, 4 Agustus 2006) |