0

 

welcome home angels




Selamat Datang - YM Muhammad Abdul Rachman        Kidung Eden

 


Milis Salamullah-Info

Cerita
Tiga Wajah “Kepapaan”
Ditulis oleh Dunuk   
Kisah-kisah Keteladanan di Eden
Tiga Wajah “Kepapaan”

Boleh jadi tak ada yang tak teriris hati kita manakala melihat ujian ketiadaan yang dihadirkan Tuhan bagi Agus Susilo. Dari kehidupan materi yang cukup mapan, ia dan keluarganya harus berada pada keadaan yang minus, dan seolah tak ada harapan dari mana akan diperoleh kenyamanan hidup kembali. Namun Agus tetap tersenyum dalam perihnya ujian. Apalagi saat Ruhul Kudus memberitahu bahwa kepahitan hidup yang  disandangnya itu haruslah sepadan dengan nasib buruk yang mendera perusahaan-perusahaan yang menanggung beban bencana lumpur Porong-Sidoarjo, terkhusus dengan kepailitan Medco yang telah menyia-nyiakannya.
 
Tiga Kamar Mandi
Ditulis oleh Siti Zainab Luxfiati   

Tiga kamar mandi itu dulunya dua kamar mandi. Tak cukup untuk puluhan orang yang hendak bersuci atau sekedar buang hajat. Setiap orang harus mengantri lama sekali untuk mendapatkan gilirannya. Dan ketika pengantri itu masuk ke dalamnya, entah sudah berapa banyak keluhan atau bahkan umpatan dalam hatinya untuk dapat sekedar berhajat kecil di kloset yang sudah kusam itu. Sungguh tak berbahagia orang-orang yang masuk ke dalam kamar mandi yang kecil dan kusam itu. Tak sebanding dengan waktunya yang panjang untuk mendapat giliran menggunakannya.

 
Anakmu Bukan Anakmu
Ditulis oleh Siti Zainab Luxfiati   

Tak sebanding penderitaan Alkan dengan apa-apa yang telah dilakukan oleh anak laki-laki tunggalnya, Boy. Tak sebanding air matanya yang tumpah dengan kepedihan yang ditampakkan anak kesayangannya itu saat pergi meninggalkannya. Alkan merasakan kehilangan jiwa dan seluruh kehidupannya. Tak terbayangkan olehnya Boy yang dididik dan dibesarkan dengan cara yang amat tertib tiba-tiba membelot dan begitu saja melupakan dirinya, ayah, dan mungkin satu-satunya orang, yang amat sangat mencintainya.

 
Cleopatra
Ditulis oleh Siti Zainab Luxfiati   

"Apa?! Cleopatra jadi tukang pijit?!" aku berteriak aneh, mendengar cerita musykil temanku, Bram.

"Ya. Ini kejadian yang sesungguhnya. Cleopatra sudah dilahirkan kembali, dan sekarang menjadi seorang penyembuh," kata Bram mengoreksi kata-kata "tukang pijit" yang begitu saja meluncur dari mulutnya.

 
Jodoh Pilihan
Ditulis oleh Siti Zainab Luxfiati   

Miko tercenung di atas sajadahnya. Sesaat terdengar helaan nafas panjang dari mulutnya, diikuti gerakan naik turunnya dada, seolah ingin benar ia melepas gundukan beban yang ada di hatinya. Ketika wajahnya kemudian terangkat, matanya yang terlindungi kaca mata minus satu itu mencoba menikmati hijaunya daun-daun labu siam dan sulur-sulurnya yang lembut menjuntai di samping jendela kamarnya. Jari-jari tangannya menyisir rambut di kepalanya yang lurus dan panjangnya hampir menyentuh leher itu.

 
Parade
Ditulis oleh Siti Zainab Luxfiati   

Anjing-anjing itu tengah bersiap untuk mengikuti parade keliling kota. Mereka akan menyertai sebuah rombongan yang akan membawakan nyanyian suci. Rombongan itu akan mengenakan pakaian putih, dari kain kafan sepanjang tujuh meter, yang kemudian dililitkan ke tubuh begitu saja tanpa dijahit. Sedangkan anjing-anjing peserta pawai, mereka malah menampilkan sosok lucu. Bulu mereka berwarna-warni, mirip pelangi.

 
Surga
Ditulis oleh Siti Zainab Luxfiati   

Ketika Allah menurunkan surga-Nya ke muka bumi, dilengkapi-Nya segala sarana yang dibutuhkan layaknya sebuah surga. Lahir bersama surga, seorang bayi perempuan bernama Surga. Cantik dan montok, sehat, meski lahir dengan berat lebih dari empat kilogram, anak pertama ini sama sekali tak merepotkan ibunya. Tak ada teriakan kesakitan bagi ibu muda yang melahirkan surga. Bahkan ia merasakan kenikmatan melahirkan di surga. Malaikat memberitahukan kepadanya bahwa bersama anaknya itu, ada ruh seorang Santa yang darma baktinya dimuliakan hampir seluruh umat manusia di dunia.

 
Takdir
Ditulis oleh Siti Zainab Luxfiati   

Duaarr! Duaarrr! Petir bertalu-talu seolah mengingatkan Sue kepada kesalahannya, melanggar janjinya kepada Tuhan untuk menjadi istri yang baik bagi Hari. Belum terjadi pemberkatan perkawinan itu. Tapi semua rencana sudah dipersiapkan keluarga kedua belah pihak dengan persiapan yang sebaik-baiknya, dan hari ini adalah hari pertunangannya dengan Hari. Namun Sue merasa mendadak tak akan bisa hidup bahagia dengan keputusannya ini.

 
Terpasung
Ditulis oleh Siti Zainab Luxfiati   

Dajjal perempuan itu telah terpasung. Para malaikat menyeretnya keluar dari istananya di dasar laut, lalu mengikatnya di sebuah batu karang besar di tepian pantai. Sementara orang masih saja datang ke sana, laut selatan yang ombaknya selalu menggelora, untuk melakukan persembahan kepada iblis yang dianggapnya masih berkuasa.

 
Hantu
Ditulis oleh Siti Zainab Luxfiati   

Suaranya melolong, menembus kegelapan malam, dari waktu ke waktu, dari tempat yang sunyi melesat ke dalam kehidupan yang dingin dan gulita. Rintihan, tangisan, lolongan, ganti berganti menguak udara yang dingin, menusuk pilu bagi yang mendengarnya. Begitulah, hantu tak bernama ini menjalankan kehidupannya yang mencekam, dalam kegelapan yang seolah tak pernah berakhir. Melulu dibebani penderitaan. Tak seperti dikatakan orang, kematian akan memisahkan seseorang dari beban hidupnya, dari penderitaan yang menderanya, dari kesakitan-kesakitannya. Bahkan lebih dari orang yang masih hidup, beban, kesakitan dan penderitaan itu kini harus ditanggungnya sendiri. Ya, ia baru saja mengalami kematian itu setelah hampir 65 tahun menjalani kehidupannya sebagai manusia.

 
Eden Terbaru

         Terbaru!!   

    Puisi
    Diari
    Refleksi
    Artikel
    Cerita
    Persepsi
    Hikmah
    Quote
    Berita Eden