|
Ditulis oleh Arif
|
|
Mengapa hanya agamamu yang engkau benarkan, padahal Tuhan menciptakan banyak agama bagi manusia? |
|
|
Ditulis oleh Arif
|
|
Gejolak api neraka yang menyulut kebakaran di mana-mana mana mungkin bukan ketetapan Tuhan atas dosa-dosa? |
|
|
Ditulis oleh Arif
|
|
Jejakkan kakimu sekukuh karang karena badai dosa setiap saat datang. Bahagiakan hatimu dengan kesucian karena rayuan dosa tak berbilang-bilang. |
|
|
Ditulis oleh Arif
|
|
Maukah mengeja bahasa Surgawi? Di kedalaman hati nan sunyi, di sana nurani selalu melantunkan bait-bait suci dengan bahasa Surgawi. |
|
|
Ditulis oleh Arif
|
|
Semua orang menginginkan keselamatan karena itu banyak yang mengklaim keselamatan. Andaikan semua umat bersedia berbagi keselamatan...
|
|
|
Ditulis oleh Arif
|
|
Bisakah engkau berdamai dengan musuhmu bila pikiranmu sendiri belum berdamai dengan hatimu. |
|
|
Ditulis oleh Arif
|
|
Tak ada yang lebih manis bagi bibir seorang pendosa kecuali penyesalan dan pengakuan dosa. |
|
|
Ditulis oleh Arif
|
|
Bunga yang tumbuh di semak-semak bagaikan kesucian yang tersemai di antara rerimbunan dosa. |
|
|
Ditulis oleh Arif
|
|
Bunga akan selalu indah dan menyejukkan, tak seperti hati nurani yang bisa layu karena diterlantarkan. |
|
|
Ditulis oleh Arif
|
|
Kebijaksanaan adalah bila seseorang menjadikan dirinya sebagai cermin yang memantulkan kebajikan dan sebagai air yang menghapus kesalahan. |
|
|
Ditulis oleh Arif
|
|
Cinta bisa menjadi buta karena rayuan dosa. Namun cinta pun bisa seputih salju bila kesucian yang menjaganya. |
|
|
Ditulis oleh Arif
|
|
Bukannya cinta itu buta, tapi iblis-lah yang telah membutakan mata hati manusia yang terjerat bujuk-rayunya. |
|
|
Ditulis oleh Arif
|
|
Seperti daun-daun dan bunga yang tertata, seperti ungkapan-ungkapan indah yang menyertainya. Seperti itulah cinta sejati bila dikau menyelami kejujurannya. |
|
|
Ditulis oleh Arif
|
|
Cinta bisa menjadi liar karena nafsu dan ambisi. Cinta bisa menjadi sakral karena pengorbanan. |
|
|
Ditulis oleh Arif
|
|
Apakah cinta nan kudus dapat dilerai oleh hujatan dan ketidaksetujuan? Seperti itulah bila Firman-firman Tuhan menyelimuti hati nurani, takkan ada yang dapat menghadangnya. |
|
|
Ditulis oleh Arif
|
|
Tak ada yang lebih berharga daripada cinta pada kebenaran yang disertai dengan ketulusan dan kesungguh-sungguhan. |
|
|
Ditulis oleh Arif
|
|
Apakah tak membahagiakan bila dosa luluh menjadi pengorbanan? Dan apakah tak memuakkan bila kebaikan hati menimbulkan kesombongan?
|
|
|
Ditulis oleh Arif
|
|
Surga akan menjadi keindahan yang nyata bila dosa manusia telah menyulut Neraka. |
|
|
Ditulis oleh Arif
|
|
Semanis apapun dosa itu takkan dapat menyegarkan hati yang gersang. Sepahit apapun kebenaran itu selalu manis untuk dikisahkan. |
|
|
Ditulis oleh Arif
|
|
Sebening embun pagi menetes, membasahi dedaunan di pagi hari. Adakah yang lebih indah daripada cinta sejati bila ia memenuhi hati nurani? |
|
|
Ditulis oleh Arif
|
|
Kegairahan kebenaran akan tumbuh setelah kesalahan digugurkan oleh penyesalan. |
|
|
Ditulis oleh Arif
|
|
Hikmah adalah gizi untuk jiwa. Takkan dianggap penting kecuali oleh mereka yang menjaga kesehatan jiwanya. |
|
|
Ditulis oleh Arif
|
|
Duka apa yang bisa menghampiri hati nan suci? Tak ada duka, tak pula derita dan nestapa selain pengorbanan dan pengabdian agar kesucian manusia kembali bersemi.
|
|
|
Ditulis oleh Arif
|
|
Sucinya hati memancar melalui keindahan perbuatan. Sucinya perkataan memancar melalui kebijaksanaan. |
|
|
Ditulis oleh Arif
|
|
Mengapa sampai ada manusia yang memperturutkan hawa nafsunya, sedangkan hawa nafsu adalah sarana iblis untuk menjerumuskan manusia ke dalam dosa. |
|
|
Ditulis oleh Arif
|
|
Pertaruhkan hidupmu untuk memperoleh Surga karena Surga akan memberikanmu hidup yang baru. |
|
|
Ditulis oleh Arif
|
|
Hikmah bagaikan pelangi surgawi. Takkan tergapai oleh hati yang lalai. |
|
|
Ditulis oleh Arif
|
|
Nurani memang tak pernah berdusta, tapi ia bagaikan bisikan lemah di hati yang bising oleh hiruk-pikuk keinginan. |
|
|
Ditulis oleh Arif
|
|
Apabila datangnya hujan tak lagi menjadi karunia-Nya, apakah datangnya badai tidak akan dianggap sebagai murka-Nya? |
|
|
Ditulis oleh Arif
|
|
Kejahatan adalah musuh kejahatan. Sedangkan kebenaran, berada di istananya sendiri melestarikan kebaikan. |
|