 |
|
|
|
|
|
|
|
|
Berita Eden
|
Monday, 18 February 2008 |
|
Telah cukup lama aku tidak mengunjungi Mas Rachman di LP Cipinang. Terakhir bertemu Mas Rachman adalah ketika mengunjunginya bersama dengan Paduka Bunda dan kaum Eden lainnya. Namun pada hari Senin (18/2) ini, aku mendapatkan kesempatan untuk dapat menjenguk Mas Rachman di LP bersama dengan Lilik. Hadir pula Malik dari Garda Kemerdekaan yang sudah menunggu di LP untuk turut menjenguk Mas Rachman.
|
|
|
Friday, 08 February 2008 |
|
Salam
Eden, teman-teman yang terkasih.
Puji syukur kepada Tuhan Yang
Maha Baik, yang telah melapangkan dan memudahkan segalanya sehingga Mingguan
Salam Eden edisi ke-87 ini dapat diterbitkan. Semoga dapat memberikan
kebahagiaan tersendiri bagi teman-teman sekalian.
Minggu ini kembali menjadi
minggu yang tenang bagi kaum Eden. Dalam kesehariannya, Paduka Bunda dan kaum
Eden mengisi waktu dengan berkarya. Mengecat batu dan menempelkan bunga kering
menjadi salah satu kegiatan Paduka Bunda dan kaum Eden dalam minggu ini.
Topik Minggu Ini:
Silaturahmi dengan Personil Intel dari Polda Metro Jaya
Silaturahmi dengan Personil Intel dari Polda Metro Jaya
Hari Jumat pagi (8/2), Andito mendapatkan telepon
dari nomor yang tak dikenalnya. Di ujung telepon, memperkenalkan diri seorang
pria bernama Bapak Yamin yang mengaku sebagai anak buah Bapak Sodiran, salah
satu pejabat dari bagian Intelkam Polda Metro Jaya. Bapak Sodiran sendiri
mengenal Andito dan selalu menerima setiap risalah yang dilansir dari Eden. Dan
kepada Bapak Sodiran pula biasanya Andito selalu menyampaikan surat
pemberitahuan bila ada kegiatan-kegiatan Komunitas Eden di ruang-ruang publik
sebagaimana membawa spanduk saat masa-masa persidangan.
Bapak Yamin menyampaikan bahwa ia mendapatkan
perintah dari Bapak Sodiran untuk bersilaturahmi dengan kaum Eden untuk
menanyakan kabar terakhir YM dan kelanjutan upaya hukumnya. Untuk itu, dua
orang bawahannya akan datang ke Mahoni pada siang hari ini.
Sekitar pukul 11.00 WIB, datanglah dua orang pemuda
yang memperkenalkan diri sebagai Adi dan Edward. Mereka adalah dua personil
intel dari Polda Metro Jaya yang saat itu kebetulan sedang bertugas
menindaklanjuti permohonan audiensi kepada Kapolda Metro Jaya dari sebuah
organisasi yang bertempat di Menteng, tidak jauh dari rumah Mahoni. Oleh karena
itu, mereka diperintahkan oleh atasannya untuk menyempatkan diri bersilaturahmi
ke Eden.
Bagi Adi, kunjungannya hari itu bukanlah kunjungan
yang pertama kali. Sebelumnya, ia sempat bertemu dengan YM dan Tri. Adi pun
kerap kali melakukan kontak melalui handphone dengan Andito untuk saling
bertukar informasi pada masa-masa sebelum eksekusi. Dan saat terjadinya
eksekusi, kebetulan Adi sedang bertugas mengawasi kegiatan di KPU Jakarta
terkait dengan kasus pilkada di sebuah daerah. Maka ia tidak turut hadir pada
saat terjadinya eksekusi.
Di tengah cuaca yang tak menentu, kadang hujan
kadang terang itu, terjadi perbincangan yang hangat antara Andito, Tri dan
kedua tamu dari Polda Metro Jaya tersebut. Mulai dari kabar terakhir YM di
dalam LP Cipinang dan pertemuannya dengan orang-orang yang ingin
meng-Islam-kannya kembali, pengajaran-pengajaran Ruhul Kudus di Eden, tanggapan
masyarakat atas kegiatan Eden, kegiatan-kegiatan Eden sehari-hari dan
sebagainya menjadi pembahasan dalam pertemuan siang itu. Mereka berdua pun
terlihat dapat menerima berbagai penjelasan yang disampaikan oleh Andito dan
Tri.
Salah satu poin yang dikehendaki Paduka Bunda untuk
disampaikan kepada para tamu dari kepolisian tersebut adalah mengenai
terjadinya peristiwa eksekusi atas YM tanggal 7 Januari 2008 yang lalu, dimana
peristiwa itu terjadi diakibatkan kelalaian dari Komunitas Eden sendiri.
Walaupun di dalam Maklumat Ruhul Kudus yang disebarkan ke masyarakat, termasuk
Bapak Sodiran dan Adi sudah menerimanya, dinyatakan bahwa Ruhul Kudus akan
menjaga rumah Mahoni dari orang-orang yang akan berbuat zalim, namun karena
kelalaian Komunitas Eden yang tidak menepati sumpahnya untuk berkumpul sampai
peristiwa eksekusi itu terjadi, maka Tuhan pun tidak menepati Janji-Nya untuk
menjaga rumah Mahoni. Maka terjadilah peristiwa eksekusi dimana pihak kejaksaan
dapat membawa YM ke LP Cipinang.
Bagi Adi dan Edward, dapat berkunjung langsung ke
Eden merupakan hal yang sangat penting bagi mereka. Karena sebelumnya, mereka
sempat menerima kabar akan ketertutupan Komunitas Eden yang membuat mereka
merasa bingung memikirkan bagaimana caranya agar dapat masuk ke rumah Mahoni
dan mendapatkan informasi. Bahkan dikisahkan, pada kunjungan pertama kali
sebelumnya, mereka sempat ingin menyamar sebagai wartawan. Namun setelah
berkonsultasi dengan petugas kepolisian dari Pos Polisi Pasar Nangka yang
menyatakan tidak perlu khawatir karena kaum Eden sangat terbuka, mereka pun
memberanikan diri datang ke Eden. Dan ternyata penerimaan kaum Eden jauh dari
apa yang mereka perkirakan. Keterbukaan dan keramahan kaum Eden sungguh berbeda
dari kabar-kabar yang mereka dapatkan.
Sekitar pukul 12.30 WIB, terlihat secara bergantian
mereka menerima telepon yang diberitahukan dari atasannya yang menanyakan
keberadaan dan kegiatan mereka. Oleh karena itu, mereka mohon pamit karena akan
melaksanakan tugas selanjutnya.
Namun sebelum meninggalkan Mahoni, mereka ingin
meminta bukti atas kunjungannya pada hari itu ke Eden yang akan menjadi laporan
bagi atasannya. Karena belum ada risalah terbaru dari Eden, mereka mengambil
gambar diri mereka dengan handphone di dalam ruang tamu.
Kisah
pertemuan itu pun di sampaikan kepada Paduka Bunda yang siang itu bersama kaum
Eden sedang mengerjakan berbagai persiapan untuk rangkaian di ruang tengah. Dan
perhatian dari pihak kepolisian atas kelanjutan kasus Eden inilah yang menjadi
pertanyaan Paduka Bunda. Karena biasanya bila seseorang telah dieksekusi, maka
selesailah pemantauan dari pihak intel atas kegiatan dari sebuah organisasi.
Betapapun, perhatian dari pihak kepolisian, dalam hal ini pihak intel Polda
Metro Jaya, patut disyukuri sebagai sebuah perhatian dan kebaikan yang
diberikan oleh aparat keamanan kepada Komunitas Eden. (Andito)
|
|
|
Friday, 01 February 2008 |
|
Salam
Eden, teman-teman yang terkasih.
Puji syukur kepada Tuhan Yang
Maha Baik, yang telah memberikan segala kemudahan dan kelapangan sehingga
Mingguan Salam Eden edisi ke-86 ini dapat diterbitkan. Semoga dapat memberikan
kebahagiaan tersendiri bagi teman-teman sekalian.
Dalam minggu ini, tidak ada
Wahyu Tuhan atau sabda Ruhul Kudus yang turun secara resmi di dalam sebuah
majelis atau sapaan, karena pada minggu yang lalu, tidak diselenggarakan acara
Majelis Kerasulan yang diganti dengan acara menyaksikan berbagai rangkaian
bunga Paduka Bunda yang dirangkai dengan kata-kata yang penuh makna dalam
sebuah video klip. Dan acara hari Sabtu yang lalu pun dilanjutkan dengan
pelajaran merangkai bunga.
|
|
|
Friday, 25 January 2008 |
|
Salam
Eden, teman-teman yang terkasih.
Puji syukur kepada Tuhan yang
telah memberikan segala kemudahan sehingga Mingguan Salam Eden edisi ke-85
dapat diterbitkan. Semoga berbagai hal yang termuat di dalamnya dapat
memberikan kebahagiaan tersendiri bagi teman-teman sekalian.
Minggu ini, kegiatan
Komunitas Eden terfokus pada aktivitas perangkaian bunga, pemotretan,
pengambilan gambar, pengeditan foto dan pembuatan video klip. Berbagai
rangkaian bunga karya Paduka Bunda didokumentasikan dengan kamera foto dan
video yang rencananya akan menjadi bagian dari ilustrasi buku ‘Bunga dari
Penjara’ yang sebagian naskahnya telah ditulis pada saat Paduka Bunda berada di
dalam penjara.
|
|
|
Friday, 18 January 2008 |
|
Salam
Eden, teman-teman yang terkasih.
Puji syukur kepada Tuhan Yang
Maha Baik atas segala kemudahan yang dilimpahkan-Nya sehingga Mingguan Salam
Eden edisi ke-84 ini dapat diterbitkan. Semoga dapat memberikan kebahagiaan
tersendiri bagi kita semua.
Begitu banyak peristiwa yang
terjadi pada minggu ini yang membuatnya menjadi sebuah minggu yang
membahagiakan sekaligus menyedihkan bagi kaum Eden. Karena pada saat Tuhan
menerima kembali dua sahabat Eden menjadi kaum Eden, Arifin dan Sary, kaum Eden
harus kehilangan dua kaum Eden yaitu Yanto dan Adenan.
Majelis-majelis Kerasulan
yang mengagendakan prosesi pengakuan dosa untuk Irsa, Darminto, Aar dan Sary,
bersamaan dengan pensucian total kembali kaum Eden hingga mendatangkan Berkah
Tuhan berupa Perjanjian-Nya yang kembali digenapi-Nya setelah sempat membatalkan-Nya
atas kelonggaran ketaatan kaum Eden atas sumpahnya untuk bertaat mutlak
kepada-Nya, dapat disimak dalam MSE kali ini.
|
|
|
Friday, 11 January 2008 |
|
Salam
Eden, teman-teman yang terkasih.
Puji syukur kepada Tuhan,
Mingguan Salam Eden edisi ke-83 dapat diterbitkan. Semoga kehadirannya dapat
memberikan kebahagiaan tersendiri bagi teman-teman sekalian.
Minggu ini menjadi minggu
yang sangat penting bagi Eden, karena pada minggu berbagai peristiwa penting
terjadi. Salah satunya adalah peristiwa dimana YM akhirnya dijemput paksa oleh
aparat kejaksaan dan harus menjalani vonis 3 tahun dari Mahkamah Agung di LP
Cipinang. Dan keberhasilan Irsa menyampaikan perihal reinkarnasi Nabi Muhammad
dan perihal pembinasaan atas bangsa Indonesia akibat eksekusi atas YM yang
terjadi para hari ini kepada pers, dianggap Tuhan sebagai keberhasilan Paulus
dalam menebus hutang ruhnya atas ajaran trinitas. Dan sabda Paduka Ayah atas
hal itu dapat kita simak bersama dalam MSE kali ini.
|
|
|
Friday, 04 January 2008 |
|
Salam
Eden, teman-teman yang terkasih.
Setelah 3 bulan tidak terbit,
kembali Redaksi ingin menerbitkan kembali Mingguan Salam Eden agar dapat
menjadi sarana bagi kita untuk saling berbagi informasi mengenai kabar-kabar
terbaru yang terjadi dalam seminggu terakhir di Eden, sekaligus sebagai sarana
dokumentasi yang berkesinambungan agar sedapat mungkin dapat mengabadikan
berbagai pengajaran yang disampaikan Paduka Maharaja Ruhul Kudus di Eden.
Namun format MSE mulai edisi
ke-82 ini akan dirubah menyesuaikan dengan situasi dan kondisi Eden terakhir
ini. Apabila dahulu MSE lebih difokuskan untuk berbagi informasi terkait dengan
kabar terbaru dari Paduka Bunda yang saat itu berada di Rutan Pondok Bambu,
kali ini MSE akan dijadikan sebagai sarana untuk mendokumentasikan
sapaan-sapaan Paduka Maharaja Ruhul Kudus yang terjadi dalam seminggu ini agar
dapat kembali dicermati dan dihikmati dalam masa-masa mendatang.
|
|
|
Friday, 28 September 2007 |
|
Salam Eden, teman-teman.
Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Baik yang telah memudahkan dan
melapangkan segalanya sehingga Mingguan Salam Eden edisi ke-81 ini
dapat diterbitkan. Semoga informasi yang terhadirkan dapat memberikan
kebahagiaan tersendiri bagi teman-teman sekalian.
Tidak terlalu banyak kisah yang dapat terhadirkan dalam minggu ini.
Namun Redaksi akan menyajikan kisah dari Paduka Bunda yang mendapatkan
teguran dari Tuhan karena sempat mengeluhkan bertambahnya naskah pada
risalah Sumpah-Nya. Selain itu, Paduka Bunda kembali mengingatkan
kepada kita semua, khususnya teman-teman yang bekerja untuk segera
melepaskan pekerjaannya sebagaimana yang diperintahkan-Nya dan tertulis
di dalam Risalah-Nya sebelum risalah-risalah terbaru tersebut
disebarkan ke masyarakat, agar apa-apa yang tertulis di dalamnya
menjadi benar adanya. Kisah selengkapnya dapat teman-teman baca dalam
MSE edisi kali ini.
Redaksi kembali memohon maaf karena belum dapat menyajikan laporan dari
pertemuan Wahana Kebangsaan yang kesembilan di Jatiwaringin yang
mengangkat tema pendidikan alternatif untuk anak, dalam hal ini adalah
homeschooling. Semoga dalam kesempatan berikutnya, Redaksi dapat
menyajikan laporan tersebut ke dalam ruang baca teman-teman sekalian.
|
|
|
Friday, 21 September 2007 |
Salam Eden, teman-teman.
Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Baik yang telah memudahkan segalanya
sehingga Mingguan Salam Eden edisi ke-80 ini dapat diterbitkan.
Walaupun tidak setebal dan sepadat biasanya, semoga tetap dapat
memberikan kebahagiaan tersendiri bagi teman-teman.
Dalam minggu ini, secara umum kegiatan kaum Eden di Mahoni diisi dengan
memperbaiki rumah dan mengerjakan berbagai tugas dari Paduka Bunda,
termasuk di dalamnya mengerjakan frame-frame pesanan untuk hiasan di
ruang kunjungan Rutan Pondok Bambu dan mempersiapkan risalah. Dan puji
syukur kepada Tuhan yang telah melapangkan Amanat-Nya dengan telah
menggerakkan hati salah seorang kaum Eden dengan menyerahkan sebagian
besar simpanannya. Sehingga dengan dana tersebut, seluruh kebutuhan
untuk mengadakan risalah telah terpenuhi. Kisah itulah yang akan
menjadi salah satu bagian dari MSE kali ini.
Redaksi memohon maaf karena tidak banyak kabar dan berita yang dapat
mengisi mingguan kali ini. Hal itu disebabkan karena kesibukan Redaksi
dalam mempersiapkan risalah sehingga tidak sempat mencatat kisah-kisah
dari Paduka Bunda dari Rutan Pondok Bambu. Adapun bila Redaksi
mengunjungi Paduka Bunda di rutan, hanyalah sebatas asistensi desain
untuk kotak VCD dan pengerjaan risalah.
|
|
|
Friday, 14 September 2007 |
Salam Eden, teman-teman yang terkasih.
Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Baik yang telah melapangkan dan
memudahkan segala jalan sehingga Mingguan Salam Eden edisi ke-79 ini
dapat diterbitkan. Semoga berbagai informasi yang terhadirkan dapat
memberikan kebahagiaan tersendiri bagi teman-teman sekalian.
Dalam edisi kali ini, Redaksi menyajikan kabar-kabar dari Rutan Pondok
Bambu sebagaimana kisah membantu persiapan acara Pisah Sambut Karutan
Pondok Bambu dengan mempersiapkan rangkaian-rangkaian bunga dan
backdrop panggung. Selain itu, terhadirkan pula berbagai kisah yang
terkait dengan datangnya bulan puasa dan bencana gempa yang mengguncang
Sumatera. Semoga dapat memberikan pencerahan tersendiri bagi kita
semua.
|
|
|
Friday, 07 September 2007 |
Salam Eden, teman-teman yang terkasih.
Puji syukur kepada Tuhan Redaksi panjatkan atas segala kelapangan dan
kemudahan yang telah diberikan-Nya sehingga Mingguan Salam Eden edisi
ke-78 ini dapat diterbitkan. Semoga apa-apa yang Redaksi hadirkan dapat
memberikan kebahagiaan tersendiri bagi teman-teman sekalian.
Tidak banyak yang dapat Redaksi sajikan dalam MSE kali ini, namun akan
dihadirkan ke ruang baca teman-teman mengenai kisah rencana persiapan
untuk acara pisah sambut Kepala Rumah Tahanan Pondok Bambu yang akan
diselenggarakan pada hari Senin yang akan datang. Redaksi hadirkan pula
kisah canda yang terjadi dalam sebuah kunjungan di Rutan Pondok Bambu.
|
|
|
Friday, 31 August 2007 |
|
Salam Eden, teman-teman yang terkasih.
Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Baik Redaksi panjatkan atas segala
kemudahan dan kelapangan yang diberikan-Nya sehingga Mingguan Salam
Eden edisi ke-77 ini dapat diterbitkan. Semoga dapat memberikan
kebahagiaan tersendiri bagi teman-teman sekalian.
Di dalam edisi yang spesial ini, edisi yang ke-77, ternyata Tuhan
menghadirkan sebuah peristiwa yang maha besar, yaitu turunnya Sumpah
Penutup-Nya yang diturunkan bertepatan dengan gerhana bulan total pada
tanggal 28 Agustus 2007 yang lalu. Oleh karena itu, pada hari Sabtu
ini, Paduka Ayah meminta kita untuk mengadakan selamatan dengan menu
caserole sebagaimana yang diadakan oleh Paduka Bunda di Rumah Tahanan
Pondok Bambu. Kisah selengkapnya dapat teman-teman saksikan di dalam
mingguan edisi kali ini bersama dengan kisah-kisah lain yang
terhadirkan dalam minggu ini.
|
|
|
Friday, 24 August 2007 |
|
Salam Eden, teman-teman yang terkasih.
Puji syukur Redaksi panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Baik karena telahmemberikan kemudahan dan kelapangan kepada Redaksi sehingga MingguanSalam Eden edisi ke-76 ini dapat diterbitkan. Semoga dapat memberikankebahagiaan tersendiri bagi teman-teman sekalian.
Selamat ulang tahun Redaksi ucapkan kepada Paduka Bunda Lia Eden yangtahun ini merayakan hari ulang tahunnya yang ke-60. Dan sebagaimanatahun lalu, kemeriahan pun kembali terlihat di Rumah Tahanan PondokBambu. Demikian pula berkah dan karunia Tuhan begitu berlimpah bagiPaduka Bunda dan Komunitas Eden. Semoga Paduka Bunda Lia Edenberbahagia selalu di dalam setiap apapun yang menjadi Kehendak-Nya didalam takdir ini. Amin.
|
|
|
Friday, 17 August 2007 |
Salam Eden, teman-teman.  Puji syukur Redaksi panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Baik atas segalakemudahan dan kelapangan yang diberikan-Nya sehingga Mingguan SalamEden edisi ke-75 ini dapat diterbitkan. Semoga dapat memberikankebahagiaan tersendiri bagi teman-teman sekalian.
Kembali minggu ini menjadi minggu yang penuh kesedihan bagi kaum Eden.Setelah melepas Feri dan Arif pada minggu yang lalu, kini kaum Edenharus merelakan Aar terlepas dari Eden. Betapapun beratnya, inilahKetetapan Tuhan yang harus diamini oleh seluruh kaum Eden. Niscayaterdapat hikmah dan pengajaran yang terkandung di baliknya. Kisahselengkapnya dapat teman-teman simak dalam mingguan ini. Semogahikmah-hikmah yang terhadirkan dapat memberikan pencerahan tersendiribagi kita semua.
|
|
|
Friday, 10 August 2007 |
|
Salam Eden, teman-teman. Puji syukur kepada Tuhan Redaksi panjatkan atas segala kemudahan yang telah diberikan-Nya sehingga Mingguan Salam Eden edisi ke-74 ini dapat diterbitkan. Semoga berbagai kisah dan informasi yang dihadirkan dapat memberikan kebahagiaan tersendiri bagi kita semua.
|
|
| << Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Next > End >>
| | Results 1 - 15 of 132 | |
|
|
|